Technical Sales Manager – Environmental, Health & Safety (EHS)
- Gaji
- Gaji tidak dicantumkan
- Jenis pekerjaan
- Penuh waktu
- Diposting
- Sumber
- Jobstreet Indonesia (SEEK API + GraphQL)
- kontrak
- instansi
- kantor
Kami akan mengarahkan Anda ke situs tempat lowongan diposting untuk menyelesaikan lamaran.
Deskripsi pekerjaan
Lowongan Kerja
Technical Sales Manager – Environmental, Health & Safety (EHS)
PT ALS Indonesia membuka kesempatan bagi profesional berpengalaman untuk bergabung sebagai Technical Sales Manager – Environmental, Health & Safety (EHS). Posisi ini bertanggung jawab mengembangkan bisnis jasa pengujian di bidang lingkungan.
Posisi ini sesuai bagi kandidat yang memiliki kombinasi kemampuan teknis, komersial, komunikasi, dan pemahaman regulasi lingkungan serta kehutanan di Indonesia, termasuk kebutuhan dan proses kerja yang berkaitan dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KEMENLH) dan Kementerian Kehutanan (KEMENHUT).
Tanggung Jawab Utama
1. Pengembangan Bisnis dan Penjualan
Mengembangkan strategi penjualan untuk layanan EHS, antara lain:
Pengujian kualitas air, air limbah, udara ambien, emisi sumber tidak bergerak, emisi kendaraan, tanah, sedimen, limbah, dan bahan berbahaya.
Pengujian kesehatan dan keselamatan kerja.
Pengukuran lingkungan kerja, seperti kebisingan, pencahayaan, iklim kerja, getaran, faktor kimia, dan faktor fisik lainnya.
Pemantauan kualitas lingkungan dan kepatuhan lingkungan.
Jasa inspeksi, audit, konsultasi, dan pengambilan sampel lingkungan.
Layanan terkait pengelolaan limbah, AMDAL, UKL-UPL, RKL-RPL, PROPER, dan kebutuhan pelaporan lingkungan.
Layanan di sektor kehutanan, pertambangan, perkebunan, energi, manufaktur, infrastruktur, migas, dan industri lainnya.
Menyusun dan melaksanakan rencana penjualan untuk mencapai target pendapatan dan margin perusahaan.
Mengidentifikasi peluang bisnis baru, tender, proyek, serta kebutuhan pelanggan.
Menyusun strategi penetrasi pasar berdasarkan sektor industri, wilayah, regulasi, dan kebutuhan pelanggan.
Mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pelanggan, konsultan, kontraktor, pemilik proyek, asosiasi industri, dan pemangku kepentingan terkait.
Melakukan presentasi teknis dan komersial kepada pelanggan atau calon pelanggan.
Mengelola proses penawaran, mulai dari klarifikasi kebutuhan, penyusunan solusi, perhitungan biaya, pembuatan proposal, negosiasi, hingga penutupan kontrak.
Memonitor pipeline penjualan, forecast, peluang tender, status proposal, dan pencapaian target secara berkala.
Berkoordinasi dengan tim operasional, laboratorium, sampling, inspeksi, konsultasi, legal, keuangan, dan customer service untuk memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi.
2. Konsultasi Teknis kepada Pelanggan
Memahami kebutuhan teknis pelanggan dan menerjemahkannya menjadi solusi layanan yang tepat.
Memberikan penjelasan mengenai metode sampling, parameter pengujian, frekuensi pemantauan, standar mutu, serta interpretasi kebutuhan regulasi.
Membantu pelanggan menentukan ruang lingkup pekerjaan, jumlah titik sampling, jenis parameter, metode analisis, dan jadwal pelaksanaan.
Memberikan masukan terkait pemenuhan dokumen dan data pendukung untuk kebutuhan audit, inspeksi, pelaporan, perizinan, dan evaluasi kepatuhan.
Menjelaskan keterbatasan teknis, waktu pengerjaan, persyaratan sampel, validitas data, serta persyaratan mutu hasil pengujian.
Memastikan solusi yang ditawarkan sesuai dengan kapasitas laboratorium, ruang lingkup akreditasi, kompetensi personel, dan prosedur internal PT ALS Indonesia.
3. Kepatuhan Regulasi Lingkungan dan Kehutanan
Memantau perkembangan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan:
Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Baku mutu lingkungan.
Persetujuan lingkungan dan dokumen lingkungan.
Pengendalian pencemaran air, udara, dan tanah.
Pengelolaan limbah B3 dan limbah non-B3.
Pengendalian emisi dan kualitas udara.
Pemantauan lingkungan serta pelaporan kinerja lingkungan.
Kesehatan dan keselamatan kerja.
AMDAL, UKL-UPL, RKL-RPL, SPPL, dan dokumen lingkungan lainnya.
PROPER dan audit kepatuhan lingkungan.
Kehutanan, penggunaan kawasan hutan, rehabilitasi hutan, konservasi, keanekaragaman hayati, dan aspek sosial kehutanan.
Memahami kebutuhan teknis dan administratif pelanggan dalam berhubungan dengan KEMENLH, KEMENHUT, pemerintah daerah, serta instansi teknis terkait.
Mengikuti perkembangan sistem pelaporan, perizinan, dan pemantauan lingkungan maupun kehutanan yang berlaku.
Memberikan informasi yang akurat kepada pelanggan tanpa memberikan interpretasi hukum di luar kewenangan perusahaan.
Berkoordinasi dengan tim teknis dan ahli terkait apabila terdapat perubahan regulasi atau kebutuhan khusus pelanggan.
Memastikan proposal dan komunikasi komersial tidak menjanjikan hasil, perizinan, atau persetujuan regulator yang berada di luar kendali PT ALS Indonesia.
4. Pengelolaan Pelanggan
Menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan melakukan kunjungan rutin.
Menangani pertanyaan, keluhan, kebutuhan tambahan, dan permintaan klarifikasi pelanggan.
Mengidentifikasi peluang cross-selling dan up-selling untuk layanan laboratorium, inspeksi, sampling, konsultasi, dan solusi EHS lainnya.
Memastikan tindak lanjut penawaran dan proyek dilakukan tepat waktu.
Mengumpulkan masukan pelanggan untuk peningkatan kualitas layanan.
Mendukung penyelesaian isu teknis dan komersial secara cepat dan profesional.
5. Pelaporan dan Koordinasi Internal
Menyusun laporan aktivitas penjualan, kunjungan pelanggan, peluang bisnis, forecast, dan pencapaian target.
Menyampaikan informasi pasar, aktivitas kompetitor, tren industri, dan perubahan regulasi kepada manajemen.
Mengelola data pelanggan, peluang bisnis, proposal, kontrak, serta aktivitas penjualan melalui sistem CRM atau sistem pelaporan perusahaan.
Memastikan seluruh proses penjualan mematuhi kebijakan perusahaan, prinsip integritas, kerahasiaan informasi, dan standar keselamatan kerja.
Berpartisipasi dalam rapat penjualan, rapat proyek, rapat teknis, serta evaluasi kinerja bisnis.
Aktivitas Sehari-hari
Dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari, pemegang posisi ini diharapkan untuk:
Meninjau target, pipeline, dan prioritas pelanggan.
Menghubungi dan mengunjungi pelanggan atau calon pelanggan.
Menggali kebutuhan teknis dan regulasi dari pelanggan.
Menyiapkan atau mereview proposal teknis dan komersial.
Melakukan presentasi layanan EHS kepada pelanggan.
Berdiskusi dengan tim laboratorium dan operasional mengenai ruang lingkup pekerjaan.
Menindaklanjuti permintaan penawaran, tender, dan klarifikasi teknis.
Memastikan jadwal sampling, inspeksi, pengujian, atau pelaporan sesuai komitmen kepada pelanggan.
Mengikuti perkembangan regulasi KEMENLH, KEMENHUT, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Memperbarui data CRM dan membuat laporan aktivitas penjualan.
Menyelesaikan kendala pelanggan melalui koordinasi lintas departemen.
Mencari peluang bisnis baru berdasarkan kebutuhan industri dan perubahan regulasi.
Persyaratan Pendidikan
Pendidikan minimal S1, diutamakan dari jurusan:
Teknik Lingkungan.
Kesehatan Masyarakat atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Kimia atau Biologi.
Kehutanan.
Teknik Kimia.
Teknik Sipil atau bidang teknik terkait.
Manajemen Bisnis dengan pengalaman kuat di bidang EHS.
Pendidikan S2 menjadi nilai tambah, khususnya di bidang lingkungan, K3, kehutanan, atau manajemen bisnis.
Pengalaman Kerja
Memiliki pengalaman minimal 7 tahun di bidang:
Technical sales.
Business development.
Konsultasi lingkungan.
Laboratorium pengujian lingkungan.
Inspeksi atau sertifikasi.
EHS atau K3.
Pengelolaan limbah.
AMDAL dan pemantauan lingkungan.
Kehutanan, pertambangan, perkebunan, energi, atau industri terkait.
Minimal 3 tahun pengalaman sebagai supervisor, manager, atau pemimpin tim di bidang penjualan teknis atau pengembangan bisnis.
Berpengalaman menjual layanan B2B dengan siklus penjualan yang panjang dan melibatkan proses tender atau evaluasi teknis.
Memiliki pengalaman berinteraksi dengan:
Perusahaan industri.
Konsultan lingkungan.
Kontraktor dan pemilik proyek.
Pemerintah pusat dan daerah.
Laboratorium atau lembaga inspeksi.
Perusahaan pertambangan, kehutanan, perkebunan, energi, dan manufaktur.
Memiliki pengalaman menyusun proposal, penawaran harga, dokumen tender, presentasi teknis, dan negosiasi kontrak.
Berpengalaman dalam pengelolaan target penjualan, forecast, margin, dan pipeline.
Pengetahuan Teknis yang Dibutuhkan
Kandidat diharapkan memahami sebagian besar topik berikut:
Prinsip dasar pengambilan sampel dan pengujian lingkungan.
Kualitas air permukaan, air tanah, air limbah, dan air laut.
Kualitas udara ambien dan emisi.
Pengujian tanah, sedimen, limbah, dan bahan kimia.
Pengukuran faktor fisik, kimia, dan biologi di lingkungan kerja.
Pengelolaan limbah B3 dan non-B3.
AMDAL, UKL-UPL, RKL-RPL, SPPL, dan persetujuan lingkungan.
Audit lingkungan dan kepatuhan terhadap peraturan.
PROPER dan sistem pemantauan serta pelaporan lingkungan.
Dasar-dasar ISO 14001, ISO 45001, ISO/IEC 17025, dan sistem manajemen mutu.
Prinsip keselamatan kerja dalam kegiatan sampling dan inspeksi.
Dasar-dasar konservasi, rehabilitasi, dan pemantauan hutan.
Penggunaan kawasan hutan dan isu lingkungan dalam sektor kehutanan.
Kebutuhan data dan dokumentasi untuk KEMENLH, KEMENHUT, pemerintah daerah, dan regulator lainnya.
Pemahaman tentang standar nasional maupun internasional yang relevan dengan jasa pengujian dan inspeksi.
Sertifikasi yang Diutamakan
Sertifikasi berikut menjadi nilai tambah. Kandidat tidak harus memiliki seluruh sertifikasi, namun harus memiliki sertifikasi yang relevan dengan pengalaman dan bidang tanggung jawabnya:
Sertifikasi Lingkungan
Sertifikat kompetensi AMDAL.
Sertifikasi atau pelatihan Penyusun AMDAL.
Sertifikasi kompetensi Pengelolaan Limbah B3.
Sertifikasi kompetensi Pengendalian Pencemaran Air.
Sertifikasi kompetensi Pengendalian Pencemaran Udara.
Sertifikasi Manajer Lingkungan atau kompetensi lingkungan lainnya.
Pelatihan PROPER, audit lingkungan, atau pelaporan lingkungan.
Pelatihan pengambilan sampel dan pemantauan kualitas lingkungan.
Sertifikasi K3 dan EHS
Ahli K3 Umum.
Ahli K3 Lingkungan Kerja.
Ahli K3 Kimia.
Ahli K3 Pesawat Angkat dan Angkut, apabila relevan dengan sektor pelanggan.
Sertifikasi atau pelatihan HSE/SHE.
Sertifikasi ISO 45001 Internal Auditor/Lead Auditor.
Sertifikasi ISO 14001 Internal Auditor/Lead Auditor.
Sertifikasi ISO/IEC 17025 Internal Auditor, menjadi nilai tambah untuk kandidat yang memiliki pengalaman laboratorium.
Pelatihan tanggap darurat, investigasi insiden, HIRADC/JSA, dan manajemen risiko.
Sertifikasi Kehutanan dan Pendukung
Sertifikasi atau pelatihan bidang kehutanan, konservasi, biodiversitas, atau rehabilitasi hutan.
Sertifikasi auditor atau pemahaman terhadap sistem sertifikasi kehutanan, apabila relevan.
Pelatihan pemantauan keanekaragaman hayati dan sosial lingkungan.
Pelatihan pemetaan, GIS, atau penginderaan jauh menjadi nilai tambah.
Sertifikasi Lead Auditor ISO 9001, ISO 14001, atau ISO 45001.
Sertifikasi manajemen proyek atau pengembangan bisnis menjadi nilai tambah.
Kompetensi dan Keterampilan
Memiliki kemampuan penjualan konsultatif dan technical selling.
Mampu memahami kebutuhan teknis pelanggan dan menerjemahkannya menjadi solusi komersial.
Memiliki kemampuan presentasi, negosiasi, komunikasi, dan membangun hubungan bisnis.
Mampu membaca dan menjelaskan dokumen teknis serta regulasi dengan baik.
Mampu menyusun proposal, anggaran, scope of work, dan penawaran komersial.
Mampu memimpin tim dan berkoordinasi lintas fungsi.
Berorientasi pada target, pelanggan, kualitas, dan kepatuhan.
Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.
Memiliki kemampuan analitis dan pemecahan masalah.
Mampu mengelola beberapa proyek dan pelanggan secara bersamaan.
Menguasai Microsoft Office, khususnya Excel dan PowerPoint.
Berpengalaman menggunakan CRM menjadi nilai tambah.
Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
Bersedia melakukan perjalanan dinas ke lokasi pelanggan, proyek, laboratorium, atau area sampling.
Referensi: 56899 · Berlaku sampai 16 Oktober 2026