Langsung ke konten utama

Teknisi Electrical Gedung

Gaji
Rp 4.500.000 – Rp 4.700.000 per bulan
Jenis pekerjaan
Penuh waktu
Diposting
Sumber
Jobstreet Indonesia (SEEK API + GraphQL)
  • harian
  • shift
  • kantor
Lamar di Jobstreet Indonesia (SEEK API + GraphQL) ↗

Kami akan mengarahkan Anda ke situs tempat lowongan diposting untuk menyelesaikan lamaran.

Deskripsi pekerjaan

Jobdesk Teknisi Electrical :

JOB DESCRIPTION (JOBDESK)

TEKNISI GEDUNG – SKILL ELECTRICAL

BUILDING MANAGEMENT APARTEMEN WESTMARK

Jabatan : Teknisi Electrical

Departemen : Engineering / MEP

Atasan langsung : Supervisor Engineering / Chief Engineering

Lokasi kerja : Apartemen Westmark

A. Tujuan Jabatan

Melaksanakan pemeliharaan, pemeriksaan, perbaikan, dan penanganan gangguan pada seluruh instalasi serta peralatan elektrikal gedung untuk memastikan sistem kelistrikan beroperasi dengan aman, andal, efisien, dan sesuai standar keselamatan kerja.

B. Tugas dan Tanggung Jawab

1. Operasional Sistem Kelistrikan

* Melakukan pemeriksaan rutin sistem distribusi listrik gedung.

* Memahami dan memonitor panel listrik utama, antara lain LVMDP, SDP, DB, panel kapasitor bank, dan panel kontrol.

* Memeriksa kondisi MCB, MCCB, ACB, kontaktor, relay, overload relay, serta komponen proteksi lainnya.

* Memantau tegangan (volt), arus (ampere), frekuensi (Hz), dan beban listrik sesuai kebutuhan operasional.

* Melakukan pencatatan parameter kelistrikan dan melaporkan kondisi abnormal kepada atasan.

* Memastikan keseimbangan beban antarfasa dan mengidentifikasi potensi overload.

2. Preventive Maintenance (PM)

* Melaksanakan jadwal preventive maintenance sesuai checklist dan instruksi kerja.

* Memeriksa kondisi panel, kabel, terminal, koneksi, dan sistem grounding.

* Melakukan pengencangan sambungan listrik apabila diperlukan, setelah sumber energi diisolasi dan dipastikan aman.

* Memeriksa indikasi panas berlebih, bau terbakar, suara abnormal, serta perubahan warna pada komponen.

* Melaksanakan pengukuran kelistrikan menggunakan multimeter, clamp meter, insulation tester, dan alat ukur lain sesuai kompetensi.

* Memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan tercatat dalam logbook.

3. Corrective Maintenance dan Troubleshooting

* Menangani gangguan listrik pada area umum, ruang mekanikal dan elektrikal, koridor, basement, serta fasilitas gedung.

* Melakukan analisis awal penyebab trip pada MCB, MCCB, ACB, overload relay, dan perangkat proteksi lainnya.

* Melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen elektrikal yang rusak sesuai prosedur dan kewenangan.

* Menangani gangguan pada sistem penerangan, stopkontak, emergency lighting, dan lampu exit.

* Melakukan troubleshooting pada rangkaian kontrol motor, pompa, exhaust fan, dan peralatan elektrikal lainnya.

* Membuat laporan penyebab gangguan, tindakan perbaikan, serta rekomendasi pencegahan agar masalah tidak berulang.

4. Monitoring Genset dan Sistem Backup Power

* Membantu pemeriksaan sistem kelistrikan genset dan panel kontrolnya.

* Memeriksa indikator, alarm, tegangan keluaran, frekuensi, dan kondisi baterai starter sesuai SOP.

* Memeriksa fungsi panel ATS/AMF dan proses perpindahan sumber listrik sesuai jadwal pengujian.

* Membantu pelaksanaan simulasi pemadaman dan pengujian backup power sesuai instruksi atasan.

* Melaporkan kegagalan start, alarm, ketidakstabilan tegangan, atau gangguan perpindahan sumber listrik.

5. Pemeriksaan Sistem Pendukung Gedung

* Melakukan pemeriksaan kelistrikan pada pompa transfer, pompa booster, pompa sump pit, dan pompa fasilitas lainnya.

* Memeriksa panel kontrol motor, sensor, float switch, pressure switch, dan perangkat kontrol terkait.

* Membantu pemeriksaan catu daya sistem fire alarm, CCTV, access control, dan emergency system sesuai kewenangan.

* Berkoordinasi dengan vendor khusus untuk pekerjaan lift, fire alarm, genset, dan peralatan yang membutuhkan teknisi bersertifikat atau spesialis.

6. Keselamatan Kerja (K3)

* Mematuhi SOP elektrikal, penggunaan APD, dan prosedur izin kerja.

* Melakukan isolasi sumber energi dan penerapan Lockout/Tagout (LOTO) sebelum pekerjaan yang mensyaratkannya.

* Memastikan tidak ada pekerjaan pada instalasi bertegangan tanpa kewenangan, kompetensi, dan prosedur keselamatan yang sesuai.

* Memasang tanda peringatan dan membatasi akses ke area kerja.

* Segera melaporkan kondisi berbahaya, potensi kebakaran, korsleting, atau risiko sengatan listrik kepada atasan.

7. Administrasi dan Pelaporan

* Mengisi checklist harian, mingguan, dan bulanan.

* Membuat laporan pekerjaan preventive dan corrective maintenance.

* Mencatat pemakaian material serta komponen pengganti.

* Melaporkan kebutuhan suku cadang dan peralatan kerja.

* Melakukan serah terima pekerjaan dan menyampaikan status gangguan kepada teknisi shift berikutnya.

C. Kualifikasi dan Kompetensi

* Pendidikan minimal SMK Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Elektro, atau bidang terkait.

* Memiliki pengalaman sebagai teknisi elektrikal gedung atau fasilitas komersial menjadi nilai tambah.

* Memahami dasar instalasi listrik 1 fasa dan 3 fasa.

* Mampu membaca wiring diagram, single-line diagram, dan diagram kontrol.

* Memahami prinsip kerja MCB, MCCB, kontaktor, relay, motor listrik, ATS/AMF, serta genset.

* Mampu menggunakan alat ukur listrik dengan benar.

* Memahami prinsip K3 listrik dan prosedur tanggap darurat.

* Memiliki sertifikat kompetensi yang relevan sesuai jenis pekerjaan dan ketentuan yang berlaku menjadi nilai tambah atau persyaratan sesuai penugasan.

D. KPI (Key Performance Indicators)

Indikator Target evaluasi

Pelaksanaan preventive maintenance : 100% sesuai jadwal

Kelengkapan checklist dan logbook : 100%

Respons awal terhadap gangguan : Sesuai SLA internal

Penyelesaian pekerjaan corrective : Sesuai prioritas dan SLA

Pekerjaan ulang akibat kesalahan teknis : Seminimal mungkin

Kepatuhan SOP dan K3 : 100%

Pelaporan gangguan dan penggunaan material : Akurat dan tepat waktu

Target KPI akhir ditetapkan oleh Chief Engineering atau Building Manager sesuai kondisi operasional gedung.

E. Batasan Wewenang

* Tidak diperkenankan melakukan perubahan konfigurasi proteksi, kapasitas instalasi, atau modifikasi panel tanpa persetujuan atasan.

* Tidak diperkenankan melakukan pekerjaan berisiko tinggi di luar kompetensi dan kewenangan.

* Pekerjaan pada panel utama, sistem tegangan menengah, atau instalasi kritis harus mengikuti prosedur izin kerja serta dilakukan oleh personel yang kompeten dan berwenang.

* Setiap gangguan yang berpotensi mengancam keselamatan penghuni atau kontinuitas operasional gedung wajib segera dieskalasikan kepada atasan.

F. Tanggung Jawab Utama

Teknisi Electrical bertanggung jawab menjaga keandalan sistem kelistrikan gedung melalui pemeriksaan rutin, preventive maintenance, troubleshooting, dan pelaporan yang akurat, dengan mengutamakan keselamatan penghuni, pekerja, serta aset gedung.

Referensi: 278369 · Berlaku sampai 18 November 2026

Lowongan terkait lainnya

Lowongan serupa