Langsung ke konten utama

Business Development Division Head

Gaji
Gaji tidak dicantumkan
Jenis pekerjaan
Penuh waktu
Diposting
Sumber
Jobstreet Indonesia (SEEK API + GraphQL)
  • kantor
Lamar di Jobstreet Indonesia (SEEK API + GraphQL) ↗

Kami akan mengarahkan Anda ke situs tempat lowongan diposting untuk menyelesaikan lamaran.

Deskripsi pekerjaan

Tujuan Jabatan

Memimpin dan mengarahkan pengembangan peluang bisnis baru BNB Group melalui proses identifikasi, analisis, dan evaluasi yang komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek kelayakan finansial, proyeksi profitabilitas, kebutuhan investasi, arus kas, serta risiko bisnis guna meningkatkan nilai perusahaan. Bertanggung jawab menyusun kajian kelayakan bisnis (business case) dan rekomendasi investasi yang berbasis data sebagai dasar pengambilan keputusan strategis oleh Chairman, serta memastikan pengembangan proyek yang telah disetujui berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan.

Tanggung Jawab Utama

1. Identifikasi dan Seleksi Peluang Bisnis Baru

  • Mengidentifikasi peluang usaha baru dan diversifikasi bisnis yang sesuai dengan strategi pertumbuhan BNB Group, termasuk perkebunan, hortikultura, perdagangan komoditas, pengolahan, dan hilirisasi.

  • Menganalisis potensi pasar, model bisnis, sumber pendapatan, kebutuhan modal, serta prospek keuntungan dari setiap peluang usaha.

  • Menetapkan prioritas kajian proyek berdasarkan potensi imbal hasil, kebutuhan pendanaan, risiko, kesesuaian strategis, dan kesiapan perusahaan.

  • Melakukan penyaringan awal peluang bisnis untuk menentukan proyek yang layak dikaji lebih mendalam.

  • Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi peluang bisnis prioritas kepada Chairman.

2. Analisis Finansial dan Pemodelan Keuangan Proyek

  • Menyusun model keuangan proyek yang mencakup proyeksi pendapatan, biaya operasional, belanja modal (Capital Expenditure), kebutuhan modal kerja, laba rugi, dan arus kas.

  • Menganalisis kelayakan investasi menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, Profitability Index (PI), EBITDA, dan Break-even Point (BEP) sesuai kebutuhan.

  • Menyusun proyeksi finansial untuk skenario optimistis, moderat, dan pesimistis.

  • Melakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan harga jual, volume penjualan, biaya bahan baku dan produksi, kurs, suku bunga, serta faktor material lainnya.

  • Memastikan seluruh perhitungan dan asumsi finansial memiliki dasar data yang valid dan sesuai dengan kondisi pasar serta kapasitas operasional perusahaan.

3. Studi Kelayakan dan Rekomendasi Investasi

  • Memimpin penyusunan business case dan feasibility study untuk setiap proyek bisnis yang diprioritaskan.

  • Mengintegrasikan kajian pasar, teknis, operasional, finansial, hukum, perpajakan, dan risiko bersama fungsi terkait.

  • Mengevaluasi kebutuhan investasi awal, struktur biaya, proyeksi pendapatan, tingkat pengembalian, kebutuhan pendanaan, dan potensi kerugian.

  • Membandingkan alternatif model bisnis, skala investasi, tahapan implementasi, serta opsi kerja sama atau kemitraan.

  • Menyusun rekomendasi investasi kepada Chairman, termasuk asumsi utama, kebutuhan modal, imbal hasil, risiko, dan prasyarat pelaksanaan.

  • Merekomendasikan proyek untuk dilanjutkan, diperbaiki, ditunda, atau tidak dilanjutkan berdasarkan hasil kajian.

4. Analisis Pasar dan Validasi Asumsi Bisnis

  • Menganalisis ukuran pasar, permintaan, tren harga, persaingan, potensi pelanggan, dan prospek pertumbuhan sektor bisnis.

  • Melakukan benchmarking atas harga, struktur biaya, margin, dan model bisnis terhadap pasar serta pelaku industri yang relevan.

  • Mengidentifikasi faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi pendapatan, biaya, margin, dan keberlanjutan proyek.

  • Memvalidasi asumsi penjualan, biaya, dan proyeksi finansial berdasarkan data pasar melalui koordinasi dengan pelanggan, pemasok, mitra, konsultan, dan unit terkait.

5. Evaluasi Risiko dan Pengendalian Finansial Proyek

  • Mengidentifikasi risiko pasar, operasional, likuiditas, pendanaan, dan perubahan asumsi bisnis yang memengaruhi kelayakan proyek.

  • Menyusun analisis skenario dan sensitivitas atas dampak risiko terhadap profitabilitas, arus kas, serta pengembalian investasi.

  • Menetapkan kebutuhan mitigasi risiko dan kondisi minimum yang harus dipenuhi sebelum proyek dilaksanakan.

  • Menyusun parameter pengendalian dan evaluasi untuk membandingkan kinerja aktual proyek dengan business case yang disetujui.

  • Memberikan rekomendasi perbaikan apabila terdapat perubahan asumsi atau deviasi yang menurunkan kelayakan finansial proyek.

6. Koordinasi dengan Corporate Finance dan Unit Terkait

  • Berkoordinasi dengan Corporate Finance & Consolidation Division dalam penyediaan dan validasi data biaya, struktur pendanaan, likuiditas, dan kebijakan keuangan.

  • Memastikan konsistensi asumsi, metode perhitungan, dan parameter evaluasi investasi antarunit.

  • Meminta kajian atau review fungsi Corporate Finance terkait proyeksi arus kas, kebutuhan pendanaan, implikasi likuiditas, dan asumsi biaya.

  • Mengintegrasikan hasil validasi Corporate Finance ke dalam model keuangan dan rekomendasi investasi.

  • Memimpin analisis kelayakan bisnis bersama unit operasional dan fungsi pendukung serta mengusulkan pelibatan tenaga ahli eksternal sesuai prosedur.

7. Pengembangan dan Monitoring Proyek yang Disetujui

  • Menyusun roadmap proyek, tahapan kerja, kebutuhan sumber daya, jadwal, dan target pencapaian yang disetujui.

  • Mengoordinasikan rencana implementasi proyek bersama unit operasional dan fungsi pendukung terkait.

  • Memantau kesesuaian pelaksanaan proyek dengan business case, asumsi finansial, ruang lingkup, dan anggaran yang disetujui.

  • Melaporkan perkembangan, deviasi material, dan rekomendasi perubahan ruang lingkup, anggaran, atau model bisnis kepada Chairman.

  • Melaksanakan evaluasi pascaimplementasi dengan membandingkan realisasi terhadap proyeksi awal sebagai dasar perbaikan proyek berikutnya.

Batas Kewenangan: Jabatan ini memberikan usulan dan rekomendasi investasi, namun tidak berwenang menyetujui investasi, mengikat perusahaan dalam pendanaan, atau melakukan transaksi material di luar delegasi kewenangan yang ditetapkan.

KEY PERFORMANCE INDICATORS

Keberhasilan posisi ini antara lain diukur melalui:

  1. Kualitas dan Akurasi Financial Model

  2. Kualitas Business Case dan Feasibility Study

  3. Ketepatan Waktu Kajian Investasi

  4. Kualitas Pipeline Proyek Layak Investasi

  5. Pencapaian Milestone Proyek yang Disetujui

  6. Kinerja Finansial Proyek terhadap Business Case

  7. Efektivitas Analisis Risiko dan Sensitivitas

  8. Kualitas Rekomendasi Investasi

  9. Ketepatan Monitoring dan Pelaporan Proyek

KUALIFIKASI

Pendidikan

  • Minimal Sarjana (S1) pada bidang Keuangan, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Agribisnis, atau bidang relevan.

  • Pendidikan lanjutan di bidang keuangan, investasi, atau manajemen strategis menjadi nilai tambah.

Pengalaman

  • Minimal 10 tahun pengalaman di bidang pengembangan bisnis, analisis investasi, corporate finance, financial planning and analysis, atau studi kelayakan proyek.

  • Memiliki pengalaman memimpin kajian investasi dan berinteraksi dengan manajemen senior.

Kompetensi Teknis

  • Financial Modeling dan Cash Flow Forecasting

  • Financial Planning and Analysis

  • Investment Feasibility Study dan Business Case Development

  • Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, Profitability Index, dan Break-even Point

  • Market Analysis dan Business Opportunity Assessment

  • Financial Risk Assessment dan Sensitivity Analysis

  • Project Development, Monitoring, dan Post-Implementation Evaluation

  • Investment Recommendation dan Stakeholder Coordination

Referensi: 327016 · Berlaku sampai 26 November 2026

Lowongan serupa